PERKEMBANGAN TEKNOLOGI ANIMASI DARI TAHUN 2000-SEKARANG
Nama : Salsabila Khaerunisah Muslimah
Animasi
adalah metode memanipulasi gambar atau objek untuk menghasilkan bentuk bergerak
yang disusun secara berurutan mengikuti lintasan yang telah ditentukan pada setiap
pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Objek yang relevan adalah gambar
manusia, hewan, tumbuhan, tulisan teks, bangunan, dan lain-lain.
Teknologi
animasi adalah pengembangan teknologi yang membantu dalam pembuatan animasi. Teknologi
digital telah menjadi bagian integral dalam industry animasi, sehingga tidak
bisa dipisahkan dari dunia animasi.
Tahun
2000-an Awal:
- Animasi 2D:
- Perkembangan Software Animasi: Munculnya
software animasi digital seperti Adobe Flash dan Toon Boom Harmony
memungkinkan animator untuk membuat animasi 2D secara digital, menggantikan
sebagian teknik animasi tradisional yang digambar tangan. Hal ini
mempercepat proses produksi dan memungkinkan efek visual yang lebih
kompleks.
- Contoh: "Spirited
Away" (2001) karya Hayao Miyazaki menggunakan kombinasi animasi
tradisional yang digambar tangan dan animasi digital untuk menciptakan
estetika visual yang unik.
- Animasi 3D:
- Kebangkitan Film Animasi 3D: Film animasi 3D seperti "Ice Age" (2002) dan "Shrek" (2001) meraih kesuksesan besar, mempopulerkan penggunaan teknologi CGI (Computer-Generated Imagery) dalam animasi. Teknologi ini memungkinkan penciptaan karakter, objek, dan lingkungan 3D yang realistis dan imersif.
- Contoh: "Finding Nemo" (2003) dari Pixar menggunakan teknologi CGI yang canggih untuk menciptakan dunia bawah laut yang indah dan realistis.
- Peningkatan
Kualitas Animasi:
- Perkembangan
Teknologi: Perkembangan perangkat keras
dan perangkat lunak komputer memungkinkan animator untuk menghasilkan
animasi yang lebih realistis dan detail, baik dalam animasi 2D maupun 3D.
- Contoh: "Ratatouille"
(2007) dari Pixar menggunakan teknologi render yang canggih untuk
menciptakan tekstur bulu dan makanan yang sangat realistis.
Tahun 2010-an:
- Animasi
3D Realistis:
- Puncak
Realisme Animasi 3D: Film animasi 3D seperti
"Avatar" (2009) dan "Frozen" (2013) mencapai tingkat
realisme yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengaburkan batas antara
animasi dan film live-action. Teknologi motion capture dan rendering yang
canggih memungkinkan penciptaan karakter dan gerakan yang sangat
realistis.
- Contoh: "Gravity"
(2013) menggunakan teknologi CGI yang revolusioner untuk menciptakan efek
visual luar angkasa yang menakjubkan.
Tahun 2020-an:
- Animasi
Interaktif:
- Era
Animasi Interaktif: Teknologi animasi
interaktif berkembang pesat, memungkinkan penonton untuk berinteraksi
dengan karakter dan cerita dalam animasi.
- Contoh: "Bandersnatch"
(2018) dari Netflix adalah film interaktif di mana penonton dapat membuat
pilihan yang memengaruhi jalan cerita.
- Kecerdasan
Buatan (AI) dalam Animasi:
- Penerapan
AI: AI mulai digunakan dalam proses animasi
untuk membantu animator dalam tugas-tugas seperti rigging, motion
capture, dan rendering.
- Contoh: "Klaus"
(2019) menggunakan AI untuk membantu animator dalam proses rigging dan
rendering, menghasilkan animasi yang lebih halus dan efisien.
- Virtual
Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) dalam Animasi:
- Pengalaman
Imersif: VR dan AR memungkinkan
pengalaman animasi yang lebih imersif dan interaktif bagi penonton.
- Contoh: "Spheres" (2018) adalah film animasi VR yang memungkinkan penonton untuk menjelajahi dunia animasi dalam 360 derajat.
DailySocial.id
- Berita bisnis teknologi dan startup terkini. | Dailysocial
https://www.smithsonianmag.com/
https://www.animationmentor.com/why-animation-mentor/
https://pixalent.com/trends-of-animation/





Komentar
Posting Komentar